JawaPos.com - Lambannya respons pemerintah terkait pembayaran tunjangan sertifikasi atau Tunjangan Profesi Guru (TPG), membuat Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bengkulu khawatir terhadap kinerja para guru. Ketua PGRI Provinsi Bengkulu, Prof. H. Sudarwan Danim, M.Pd mengingatkan masalah pembayaran tunjangan sertifikasi guru saat ini sudah sama tuanya dengan sejarah sertifikasi guru di Indonesia. Kemacetan pembayaran hak guru ini ibarat penyakit yang akut lagi kronis, karena sulitnya pencairan dana hampir terjadi di semua tempat. Adalah anak-anak, karena mereka dibebani oleh hal-hal yang tidak perlu akibat sistem pembayaran TPG yang salah urus,” terangnya. Sekedar kritik tidak ada gunanya, karena penyakit pembayaran TPG yang akut lagi kronis ini sudah diketahui semua orang,” tukas Sudarwan.
Source: Jawa Pos May 13, 2017 18:33 UTC