Membaiknya data ekonomi AS menimbulkan dugaan The Fed masih akan menaikkan suku bungaREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal perdagangan Senin (13/2/2023) tergelincir seiring perkembangan beberapa data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat atau membaik. Kurs rupiah pada Senin dibuka melemah 64 poin atau 0,42 persen ke posisi Rp 15.198 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.134 per dolar AS. Menurut Reny, perkembangan data ekonomi AS yang lebih kuat itu menimbulkan spekulasi di pasar bahwa Bank Sentral AS (The Fed) masih akan meningkatkan suku bunga acuannya pada tahun ini sampai inflasi AS benar-benar menuju target dua persen. Reny memproyeksikan pergerakan nilai tukar rupiah hari ini akan berada pada level Rp 15.050 per dolar AS sampai dengan Rp 15.175 per dolar AS. Pada Jumat (10/2/2023), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 37 poin atau 0,25 persen ke posisi Rp 15.134 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.097 per dolar AS.
Source: Republika February 13, 2023 08:25 UTC