Rupiah Dibuka Menguat, Pasar Cermati Rilis Inflasi BPS - News Summed Up

Rupiah Dibuka Menguat, Pasar Cermati Rilis Inflasi BPS


Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan sinyal bahwa tekanan harga jangka pendek mulai mereda. Pada saat yang sama, lanjutnya, laporan BPS tersebut juga dapat membatasi penguatan rupiah karena pasar membaca ruang kebijakan suku bunga ke depan menjadi lebih longgar. Oleh karena itu, rilis ini dinilai bukan sinyal bahwa inflasi telah benar-benar hilang, melainkan lebih mencerminkan normalisasi setelah faktor musiman. Pada periode Januari–Desember 2025, surplus tercatat sebesar 41,05 miliar dolar AS, sementara pada Desember 2025 tercatat surplus 2,51 miliar dolar AS. “Jadi, rilis BPS tadi siang memang ikut membentuk sentimen, tetapi dampaknya biasanya lebih halus lewat perubahan ekspektasi arah suku bunga dan persepsi stabilitas harga, bukan sebagai pemicu utama gerak intrahari,” ujarnya.


Source: Republika February 03, 2026 14:26 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */