TEMPO.CO, Jakarta - Rakyat Uzbekistan memberikan suara dalam referendum konstitusi pada Ahad 30 April 2023, yang memungkinkan Presiden Shavkat Mirziyoyev memperpanjang kekuasaannya selama 14 tahun. Baca Juga: Presiden Uzbekistan Menangkan Referendum untuk Perpanjang Masa JabatanJika amendemen konstitusi disejutui dalam referendum, masa jabatan presiden akan diperpanjang dari lima menjadi tujuh tahun. Dua jurnalis yang bekerja untuk media pemerintah Uzbekistan mengatakan dengan syarat anonim bahwa mereka telah "diperintahkan untuk meliput Uzbekistan, referendum dan presiden dengan cara yang positif". Pemerintah telah berusaha keras untuk memberikan legitimasi, mendaftarkan selebritas lokal di rapat umum dan konser besar untuk memuji proposal amendemen dan presiden. Di antara proposal tersebut adalah larangan hukuman mati dan perlindungan hak asasi manusia untuk apa yang disebut Mirziyoyev sebagai "Uzbekistan baru".
Source: Koran Tempo May 01, 2023 09:35 UTC