REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Tim penyelamat Israel mengatakan lebih dari 100 orang terluka dalam serangan rudal Iran di dua kota pada Sabtu (21/03/2026) waktu setempat. Pertama serangan di Kota Dimona di selatan, tempat fasilitas nuklir utama Israel berada, dan kedua di Kota Arad di dekatnya. Menanggapi serangan tersebut, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menggambarkan kesedihannya sebagai malam yang sulit bagi Israel. Televisi pemerintah Iran menggambarkan serangan itu sebagai balasan atas serangan terhadap kompleks pengayaan nuklir Natanz Iran pada hari yang sama. Direktur Jenderal Rafael Grossi mendesak agar pengekangan militer maksimal harus diperhatikan, khususnya di sekitar fasilitas nuklir.
Source: Republika March 22, 2026 01:46 UTC