“Motif pembunuhan ini ekonomi, yang mana saudara tersangka R memiliki hutang Rp 3 miliar,” ujar Titus dalam keterangannya, Sabtu (11/11/2023). Para pelaku pembunuhan ini memiliki peran masing-masing, yakni tersangka R memiliki ide, IS berperan sebagai eksekutor, dan JS yang merupakan penadah. Pelaku pembunuhan ini lalu memberikan bukti transfer palsu terkait mobil itu. Saat itulah para pelaku pembunuhan mulai beraksi terhadap korban yang sudah tidak mempercayai bukti transfer palsu milik tersangka. “Para tersangka pembunuhan ini melakukan aksinya dengan menyayat leher korban dan menusuk beberapa kali ke dada korban,” ucapnya seperti dikutip dari PMJNews.
Source: Jawa Pos November 12, 2023 23:09 UTC