REPUBLIKA.CO.ID, LISBON -- Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa menyatakan, negaranya sedang mempertimbangkan membatalkan gelar kehormatan bagi superstar sepak bola Cristiano Ronaldo. Marcelo menyebut pemerintahnya kurang nyaman melihat Ronaldo tersangkut masalah pajak dengan Pemerintah Spanyol saat masih membela Real Madrid. Ia ingin kasus ini terus berlanjut sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap sebelum mengambil keputusan pencabutan gelar kehormatan Ronaldo. Pemimpin Madeira Miguel Albuquerque menyebut apapun kasus miring yang menyeret nama CR7 tidak akan mengubah keputusan untuk menetapkan Ronaldo sebagai warga terhormat di Madeira. Menurut Miguel, Ronaldo adalah orang Portugal paling bergengsi dan paling berharga di dunia.
Source: Republika January 25, 2019 18:00 UTC