SEOUL, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan, Park Geun-Hye, Jumat (4/11/2016), dengan berderai air mata meminta maaf kepada rakyatnya atas skandal korupsi yang mengguncang pemerintahnya. Park Geun-hye (64) juga menyatakan bahwa dirinya siap untuk dimintai keterangan oleh aparat yang berwenang dalam mengusut skandal yang memalukan dirinya itu. Dalam pidato kedua, dalam 10 hari ini, kepada bangsanya, Park menyatakan bertanggung jawab penuh atas skandal yang merusak dan melibatkan sahabat karibnya, Choi Soon-sil (60). Sahabat lamanya, Choi Soon-sil, diduga telah menggunakan kedekatan dirinya dengan presiden untuk mencampuri urusan negara dan mendapatkan keuntungan pribadi. Choi, yang menjadi pusat penyelidikan dugaan korupsi dan nepotisme, telah kembali ke Korsel pada Minggu (30/10/2016) setelah menetap lama di Jerman.
Source: Kompas November 04, 2016 02:37 UTC