TEMPO.CO, Jakarta - Prancis dan Cina menandatangani kesepakatan bernilai miliaran euro, selama kunjungan Presiden Cina Xi Jinping, namun Emmanuel Macron menolak Belt and Road Initiative atau One Belt One Road (OBOR) Cina. Xi tiba di Prancis setelah mengunjungi Italia, kekuatan Barat pertama yang mendukung Belt and Road Initiative Cina, di saat Italia mencoba untuk menghidupkan kembali ekonominya yang surut. Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Cina Xi Jinping mengadakan konferensi pers setelah pertemuan di Istana Elysee di Paris, Prancis 25 Maret 2019. Dalam sebuah kolom di harian Prancis Le Figaro yang diterbitkan pada hari Minggu, Xi menjelaskan bahwa dia ingin Paris bekerja sama dalam proyek One Belt One Road, dengan menyerukan lebih banyak perdagangan dan investasi di berbagai sektor mulai dari energi nuklir hingga aeronautika dan pertanian. Pejabat Prancis menggambarkan Cina sebagai pesaing sekaligus mitra, dan mengatakan Prancis harus tetap waspada terutama atas upaya Cina memanfaatkan teknologi asing untuk tujuannya sendiri.
Source: Koran Tempo March 26, 2019 09:56 UTC