Politik silaturahimKebiasaan itu pun dianut dalam suatu budaya politik. Peneliti Sosial Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun mengatakan, budaya silaturahim memiliki kontribusi besar bagi proses konstruksi budaya politik adiluhung dan yang luhur di Indonesia. Menurut Ubedilah, budaya politik yang memegang teguh etika telah dicontohkan para pendiri bangsa sejak puluhan tahun lalu. Menyelesaikan persoalanMenurut Ubedilah, ketegangan politik sebesar apa pun di antara elite politik, sesungguhnya dapat dicairkan melalui ajang silaturahim. Dengan budaya ini, politik tak lagi untuk kepentingan masing-masing golongan, tetapi untuk kepentingan bangsa dan negara.
Source: Kompas June 28, 2017 06:56 UTC