Petugas Pemilu Philadelphia Menerima Ancaman Pembunuhan Saat Penghitungan Suara - News Summed Up

Petugas Pemilu Philadelphia Menerima Ancaman Pembunuhan Saat Penghitungan Suara


[REUTERS / Rachel Wisniewski]TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner kota Philadelphia, Pennsylvania, yang bertanggung jawab dalam penghitungan suara pilpres AS di kotanya menerima ancaman pembunuhan sejak penghitungan dimulai pekan lalu, katanya kepada program "60 Minutes" CBS pada Ahad kemarin. Al Schmidt dan komisioner lainnya menerima ancaman ketika petugas pemilu menghabiskan berhari-hari menghitung ratusan ribu surat masuk dan surat suara sementara di Pennsylvania Convention Center, dikutip dari Philly Voice, 10 November 2020. Penantang Demokrat Joe Biden dianggap sebagai pemenang pilpres AS pada Sabtu setelah Philadelphia melaporkan sejumlah suara pada Sabtu malam, memberinya 20 suara elektoral Pennsylvania. Presiden Donald Trump dan kampanyenya berulang kali telah membuat klaim tidak berdasar yang menuduh Philadelphia menghitung suara dengan cara curang. Kampanye Trump juga telah mengajukan beberapa tuntutan hukum di Pennsylvania yang meminta hakim di sana untuk membatalkan atau menghentikan penghitungan surat suara yang masuk.


Source: Koran Tempo November 10, 2020 07:52 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */