(Baca: Apa Penghambat Pemangkasan Dwelling Time di Tanjung Perak?) “Masalahnya apa kalau kami menaruh kontainer di pelabuhan yang tempatnya masih luas? Dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok rata-rata 3,2 hari, sedangkan di Tanjung Perak rata-rata 5,25 hari. (Baca: Murka Jokowi karena Dwelling Time)Stenven mengungkapkan alasan kenapa pemilik peti kemas cenderung membiarkan barang-barangnya mengendon di Pelabuhan Tanjung Perak. Menurut dia, importir dikenai biaya tambahan lebih murah, yakni Rp 244 ribu per kontainer sehari di Pelabuhan Tanjung Perak.
Source: Koran Tempo September 23, 2016 01:18 UTC