dailymail.co.ukTEMPO.CO, Beijing- Seorang petani Cina menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mempelajari ilmu hukum secara otodidak agar dapat menuntut perusahaan kimia milik negara (BUMN) yang telah mencemari lahan pertanian di desanya. Seperti yang dilansir Daily Mail pada 6 Februari 2017, pengadilan mengatakan selama 16 tahun pabrik memproduksi rata-rata 20.000 ton limbah kimia setiap tahun di tanah pertanian yang mencakup lebih dari 28 hektar. Limbah kimia tersebut, baik dalam bentuk padat dan cair, juga telah mencemari air di sebuah danau di dekatnya. Musibah terjadi pada Tahun Baru Imlek pada 2001 ketika cairan limbah kimia membanjiri rumahnya. Enlin kemudian mulai belajar hukum dan mencari cara untuk memperjuangkan hak-haknya dan sesama warga desa Yushutun, Qiqihar, Provinsi Heilongjiang.
Source: Koran Tempo February 08, 2017 08:15 UTC