REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) terus berupaya meningkatkan akses bagi penyandang tunanetra agar bisa mengenyam bangku perguruan tinggi. Berdasarkan catatan Pertuni, dalam satu dekade terakhir jumlah penyandang tunanetra yang bisa menempuh pendidikan tinggi meningkat 30 persen. Ketua Umum Pertuni,Aria Indrawati menerangkan, pada 2015 penyandang tunanetra yang bisa kuliah sebanyak 250 orang. Penyandang tunanetra mayoritas mengambil jurusan pendidikan luar biasa di perguruan tinggi. Saat ini di Indonesia terdapat 24 perguruan tinggi yang menerima mahasiswa penyandang difabel termasuk tunanetra.
Source: Republika March 17, 2017 21:33 UTC