JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga menegaskan, pembatasan pembelian Pertalite masih belum diterapkan. Pertamina masih menunggu revisi Perpres 191 Tahun 2014 diterbitkan sebagai dasar acuan penyaluran BBM bersubsidi di Indonesia. Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menuturkan, sejauh ini pihaknya masih melakukan uji coba pembelian Pertalite dengan sistem pindai QR code. "Secara paralel, kita menunggu arahan pemerintah untuk revisi Perpres 191 Tahun 2014," kata Irto kepada Republika.co.id, Kamis (3/5/2023). Ia menegaskan, pengaturan pembelian Pertalite ke depan perlu dilakukan agar subsidi yang diberikan pemerintah bisa tepat sasaran dan tidak melebihi kuota yang ditetapkan pemerintah.
Source: Republika May 03, 2023 11:03 UTC