REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Laksamana Muda (Laksda) TNI Edwin membeberkan kronologis keributan di GOR Oepei Kota Kupang antara prajurit TNI dan personal Polri saat pertandingan final futsal pada Rabu (19/4/2023) pukul 23.00 WITA. Pada malam itu, kata dia, masuk dua tim ke babak final, yaitu tim Ranaka Polda NTT serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). "Petugas yang melaksanakan pengamanan dari Denpom IX/1 Kupang tiba-tiba diserang dari arah belakang yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum dari Polri, pendukung tim Ranaka Polda NTT," tutur Edwin. Sebab, ada sekelompok orang tidak dikenal (OTK) yang diduga adalah prajurit TNI mendatangi GOR Oepei pada pukul 22.30 WITA. Pada waktu pertandingan sudah bubar, para kelompok OTK tadi melaksanakan penyerangan dan pelemparan botol-botol minuman kepada suporter pendukung tim Ranaka Polda NTT.
Source: Republika April 21, 2023 21:30 UTC