JAKARTA, KOMPAS.com - Perilaku masyarakat berubah menjadi lebih suka belanja lewat toko online, ketimbang berkunjung langsung ke toko fisik. Maka, tak aneh bila jumlah pengunjung ke pusat pusat perbelanjaan (mal) semakin menurun seiring menjamurnya e-commerce. Hanya saja pandemi mempercepat penurunan jumlah pengunjung ke mal, sekalipun beberapa mal sudah beroperasi kembali dengan ketentian protokol kesehatan. Baca juga: Kisah Sukses Agen GrabKios Semarang yang Penghasilannya Meningkat sampai 70 PersenOleh sebab itu, pengelola mal dinilai perlu berinovasi untuk bisa tetap menggaet pengunjung dan mendapat keuntungan setelah masa pandemi. Henry mengatakan, perilaku masyarakat saat ini lebih suka untuk berkunjung ke mal melihat-lihat secara fisik barang yang ingin dibeli, namun setelahnya mereka akan membelinya lewat online.
Source: Kompas July 23, 2020 10:04 UTC