Pengamat Teroris Ini Justru Kesal Telegram Diblokir - News Summed Up

Pengamat Teroris Ini Justru Kesal Telegram Diblokir


Bahkan Telegram dinilai sudah sangat kooperatif dalam memerangi terorisme. Pemerintah seharusnya menghubungi pihak Telegram agar mau bekerja sama dalam pemberantasan terorisme," ujar Pengamat Terorisme Al Chaidar kepada Republika.co.id, Sabtu (15/7). Chaidar mengatakan, pihak Telegram setiap bulan sudah menutup banyak channel teroris yang ada di Telegram. "Yang sangat disayangkan adalah bahwa Telegram dipakai oleh begitu banyak orang untuk mentransmisikan informasi dan pesan serta akses lainnya. Kementerian Kominfo menyatakan pemblokiran ini harus dilakukan karena banyak sekali kanal yang ada di layanan tersebut bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, dan paham kebencian.


Source: Republika July 15, 2017 07:41 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */