Jakarta – Publik dinilai menyoroti pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI). Terdapat sejumlah alasan sehingga publik mencermati pertemuan tersebut. PersepsiMasih kata Karyono, pertemuan tersebut menimbulkan persepsi positif di satu sisi. Hal ini seolah menjawab keinginan publik yang menginginkan penegakan hukum tanpa pandang bulu atau equality before the law. Karyono berharap pertemuan tersebut tidak dimanfaatkan oleh GNPF-MUI.
Source: Suara Pembaruan June 27, 2017 14:26 UTC