SYDNEY, KOMPAS.com - Kepala Gereja Anglikan Australia mengatakan malu dan prihatin atas laporan lembaga pemerintah, yang menyatakan sekitar 1.100 pengakuan pelecehan seksual di gereja tersebut selama 35 tahun. Pada Jumat ini, Komisi Kerajaan untuk Pelecehan terhadap Anak-anak mengatakan, dari pengakuan, tercatat 569 pelaku berprofesi pendeta, guru, dan relawan. Uskup Agung Melbourne, Philip Freier, mengaku "secara personal merasa malu dan sedih" melihat bagaimana petugas dan pelayan gereja membungkam para korban. "Gereja Anglikan sangat terguncang dan prihatin oleh kegagalan kami sendiri dalam menangani pelecehan seksual terhadap anak," kata Freier dalam pernyataan tertulis. Dalam laporan sebelumnya, komisi tersebut menemukan 1.082 keluhan pelecehan seksual terhadap anak-anak antara 1980 sampai 2015.
Source: Kompas March 17, 2017 10:30 UTC