Menurut SBY, hal tersebut dipicu oleh perkataan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dinilai melakukan penistaan terhadap agama Islam. "Dari isu yang sebenarnya cukup sederhana, akibat pengelolaan awal yang tidak tepat, akhirnya berkembang menjadi isu yang rumit dan sensitif," ujar SBY dalam Dies Natalies ke-15 Partai Demokrat, JCC, Jakarta, Selasa (7/2). Menurut SBY, dirinya tetap berpendapat bahwa kasus hukum Ahok bukanlah isu kebhinnekaan, bukan isu SARA, dan juga bukan isu NKRI. "Masyarakat justru bercuriga, jangan-jangan ada pihak tertentu yang ingin membenturkan satu identitas dengan identitas yang lain," katanya. Karenanya, SBY mengajak menghormati proses penegakan hukum Ahok yang kini tengah berlangsung.
Source: Jawa Pos February 08, 2017 02:03 UTC