Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan akan fokus untuk menangani korban banjir khususnya di Kabupaten Lebak, dengan memastikan pelayanan dasar para korban banjir terpenuhi. Andika menjelaskan, khusus di Kabupaten Lebak sampai H+6 banjir bandang tercatat sebanyak 1.310 rumah warga yang rusak sehingga tidak bisa ditinggali lagi oleh pemiliknya. “Kami (Pemprov Banten) bersama pemerintah pusat, Pemkab Lebak, TNI, Polri, Basarnas, PMI dan unsur relawan kini masih tengah melakukan proses evakuasi terhadap mereka. Selain itu juga hadir Kepala BPPT Hammam Riza, Kepala BMKG Dwikorita, Kabasarnas Marsdya TNI Bagus Puruhito, perwakilan TNI, dan perwakilan dari BNPB. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, banjir menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum, fasilitas sosial, dan perumahan warga.
Source: Suara Pembaruan January 08, 2020 07:41 UTC