"Sehingga sekarang WIPO juga harus memperhatikan unsur-unsur pembangunan dalam kegiatannya," kata Razilu dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 30 Juni 2016. Sekretaris Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM Razilu berujar, pada awal berdiri, WIPO hanya fokus melindungi para pemegang hak kekayaan intelektual saja. Tempo/Vindry FlorentinTEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Harian Direktur Perdagangan, Perindustrian, Investasi, dan Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Luar Negeri Noorman Effendi menilai, banyak target dalam Sustainable Development Goals (SDGs) yang terkait dengan Kekayaan Intelektual. Oleh karena itu, pemerintah meminta World Intellectual Property Organization (WIPO) membantu negara-negara anggotanya mencapai SDGs. Koordinator Nasional Aliansi untuk Desa Sejahtera Tedjo Wahyu Jatmiko mengungkapkan, Kekayaan Intelektual dapat menghambat pencapaianan SDGs, khususnya di bidang pertanian pangan.
Source: Koran Tempo June 30, 2016 16:41 UTC