Sebelumnya, 10 WNI ABK kapal tunda Brahma 12 disandera kelompok Abu Sayyaf dan dibebaskan pada awal Mei 2016. Menhan meyakini akan ada jalan di mana sandera bisa dibebaskan dengan selamat tanpa harus membayar uang tebusan yang diminta. Kemudian, empat ABK kapal Tunda Henry juga disandera kelompok yang sama. JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengizinkan jika perusahaan pemilik kapal TB Charles hendak menebus tujuh anak buah kapalnya yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf. Selain membajak kapal, kelompok itu menyandera tujuh WNI dan meminta tebusan sebesar Rp 60 miliar.
Source: Kompas June 30, 2016 13:52 UTC