Ilustrasi(Anadolu)SELAT Hormuz kembali menjadi pusat perhatian global seiring rencana pembukaan jalur tersebut, mengingat perannya sebagai salah satu titik paling vital dalam distribusi energi dunia. Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai jalur pelayaran paling krusial bagi perdagangan minyak global. Ratusan kapal dilaporkan tertahan di kedua sisi selat, memicu kekhawatiran terhadap lonjakan harga minyak dan ketidakpastian distribusi energi. Baca juga : Trump Klaim AS tidak Butuh NATO dan Jepang Amankan Selat HormuzRencana pembukaan kembali Selat Hormuz pun tidak hanya dipandang sebagai langkah deeskalasi konflik, tetapi juga sebagai upaya menstabilkan kembali pasokan energi global yang sempat terguncang. Pembukaan kembali Selat Hormuz diperkirakan akan menjadi faktor kunci dalam meredakan tekanan di pasar energi dunia, meskipun situasi keamanan di kawasan masih menjadi perhatian utama.
Source: Media Indonesia March 24, 2026 13:30 UTC