JawaPos.com – Presiden UFC Dana White berharap bahwa pelaku penembakan yang terjadi di salah satu bar di San Antonio, Texas, Amerika Serikat, pada Jumat (12/6) waktu setempat bukanlah petarungnya. Menurut White, dunia ini sudah gila dengan aksi seseorang yang melakukan penembakan membabi buta. Aksi yang melukai lima perempuan dan tiga pria itu terjadi hanya karena sang tersangka dilarang masuk ke dalam bar. Penembak itu dan rekan-rekannya tidak boleh masuk bar di Texas karena dalam kondisi terlalu mabuk. Kepala Polisi San Antonio William McManus mengatakan, salah seorang dari kelompok tersebut mengaku sebagai petarung UFC dari California.
Source: Jawa Pos June 15, 2020 03:56 UTC