REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada Ramadhan tahun inj Pegadaian membagikan 5.250 Alquran kepada umat Islam. Karena itu, Alquran menjadi pedoman bagi setiap manusia. Jika seseorang dalam hidupnya tak sesuai Alquran pasti akan berakibat pada kerusakan," ujar Kiai Cholil kepada Republika.co.id, Kamis (15/6). Artinya, kata dia, membaca itu sumber intelektualitas dan menyebut nama Allah itu sumber spiritualitas, yaitu harus beriman dan pintar dalam mengarungi hidup yang sesuai Alquran. "Momentum bulan Ramadhan sepantasnya kita mengoreksi diri (muhasabah) tentang keakraban dengan Alquran dan membacanya serta mengamalkannya," kata Kiai Cholil.
Source: Republika June 15, 2017 15:33 UTC