JawaPos.com – Pangeran Harry mengatakan bahwa media sosial saat ini kerap kali memicu krisis kebencian. Dalam artikel opini yang dimuat di majalah bisnis AS Fast Company berjudul ‘Media sosial memecah belah kita. “Perusahaan seperti milik Anda punya kesempatan mempertimbangkan lagi peran dalam mendanai dan mendukung platform daring yang telah berkontribusi untuk memicu dan menciptakan krisis kebencian, krisis kesehatan dan krisis kebenaran,” tulis Harry seperti dikutip dari Reuters tanpa menyebutkan satu pun nama perusahaan yang dimaksud. Cucu dari Ratu Elizabeth ini meminta komunitas daring untuk lebih dikenal atas belas kasih ketimbang kebencian, kebenaran dan bukan informasi salah, kesetaraan dan inklusivitas ketimbang ketidakadilan dan rasa takut, kebebasan berbicara. Untuk diketahui, Harry dan Meghan kini tinggal di Los Angeles setelah mundur dari tugas kerajaan Inggris.
Source: Jawa Pos August 07, 2020 04:41 UTC