“Karena itu, dalam peta jalan pengembangan Bank Syariah Indonesia (BSI), diperlukan adanya tahapan-tahapan yang mengarah pada penguatan BSI pada level global,” kata Dr Irfan Syauqi dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (26/1). Menurutnya, keberadaan BSI diharapkan dapat memenuhi ekspektasi sebagai bank yang dapat mengakselerasi daya saing global perbankan syariah Indonesia. “BSI diproyeksikan dapat menjadi wajah Indonesia di pentas dunia sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian nasional,” ujar dosen IPB University dari Departemen Ekonomi Syariah ini. Kehadiran BSI, kata Irfan, diharapkan dapat mendongkrak posisi Indonesia untuk bisa masuk 10 besar bank syariah dengan total aset terbesar di dunia pada tahun 2024. “Selanjutnya BSI bisa memonitor secara rutin apakah perusahaan atau perorangan yang mempekerjakan PMI tersebut telah melaksanakan kewajibannya atau belum.
Source: Republika January 27, 2021 01:52 UTC