JENEWA, KOMPAS.com - Kelompok bersenjata, penjahat, dan lainnya telah melakukan 66 pembantaian di seluruh Kolombia pada 2020, yang membuat PBB mendesak pada Selasa (15/12/2020) untuk melindungi masyarakat sipil terhadap kekerasan yang telah "dinormalisasi". Kantor Bachelet telah mendokumentasikan total 66 pembantaian yang dicatat di 18 dari 32 departemen Kolombia pada 2020 saja, yang menyebabkan 255 orang tewas. Sejak penandatanganan perjanjian perdamaian di negara itu pada 2016, PBB juga telah mendokumentasikan 244 pembunuhan mantan Pejuang Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC). Baca juga: Kartel Kolombia Selundupkan Narkoba ke Eropa Lewat Payudara PerempuanKomunitas Nasa adalah salah satu kelompok adat yang paling parah terkena dampak kekerasan yang meningkat di negara itu, dengan 66 anggotanya di Cauca utara dilaporkan tewas pada 2020, kata PBB. "Pada hari yang sama, 24 pemimpin dan otoritas rakyat Nasa menerima ancaman pembunuhan," kata pernyataan Selasa.
Source: Kompas December 15, 2020 14:15 UTC