Penggagas vaksin Covid-19 paling potensial merupakan peraih 'Nobel Muslim' 2019. Di antaranya Ugur Sahin, seorang peneliti yang lahir di Turki namun menjalani karir akademisinya di Jerman. Kala itu, Ugur Sahin (55 tahun) terpilih sehubungan penelitiannya terkait imunoterapi penyakit kanker secara individual. Kepala Pejabat Medis BioNTech Özlem Türeci bersama suaminya CEO BioNTech Ugur Sahin - (Twitter)Pengumuman tersebut adalah yang pertama kalinya terkait hasil uji coba vaksin virus korona skala besar. Kisah perusahaannya mengembangkan vaksin Covid-19 bermula pada Januari 2020.
Source: Republika November 10, 2020 21:56 UTC