TEMPO.CO, Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab bercerita tentang kehidupannya selama berada di Mekah, Arab Saudi. Rizieq mengklaim pencekalan terhadap dirinya bukan dikarenakan ada aturan yang ia langgar. Rizieq mengatakan pemerintah Arab Saudi mendapat laporan kalau dirinya buronan yang melarikan diri dari persoalan hukum di Indonesia. Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, sebelumnya mengatakan visa Rizieq memang tidak diperpanjang oleh pemerintah Saudi. "Yang memberikan label overstay atau mutakhallif ziyarah melewati batas masa tinggal itu sistem imigrasi Arab Saudi.
Source: Koran Tempo November 10, 2020 21:00 UTC