TEMPO.CO, Jakarta - Rencana Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menaikkan iuran asuransi nasional demi menambal anggaran kesehatan untuk masyarakat mendapat tantangan dari parlemen dan anggota kabinetnya sendiri. ADVERTISEMENTAda juga rencana perombakan sistem perawatan sosial yang kemungkinan akan mencakup batasan seumur hidup untuk kontribusi perawatan. Ia juga mengatakan Boris Johnson akan menggunakan 80 kursi mayoritasnya untuk menjalankan rencana tersebut meskipun mendapat tantangan sengit. Ketua Majelis Rendah acob Rees-Mogg mengingatkan Johnson akan kehilangan peluang terpilih lagi seperti halnya Presiden AS George Bush Jr karena melanggar janji tidak menaikkan pajak. Ketika dia kemudian melanggar janji ini, dia kalah dari Bill Clinton pada tahun 1992.
Source: Koran Tempo September 06, 2021 08:15 UTC