Menteri Tjahjo: Kualitas Demokrasi Bukan Banyaknya Capres-Wapres - News Summed Up

Menteri Tjahjo: Kualitas Demokrasi Bukan Banyaknya Capres-Wapres


Menteri Tjahjo: Kualitas Demokrasi Bukan Banyaknya Capres-WapresSelasa, 27 Juni 2017 | 11:06 WIBMenteri Dalam, Negeri Tjahjo Kumolo, bersama Ketua Pansus RUU Pemilu, Lukman Edy (F-PKB), memberi penjelasan tentang pembahasan isu-isu krusial dalam RUU Pemilu yang masih alot. TEMPO/Ahmad FaizTEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berpendapat pengaturan ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden atau presidential threshold dalam Rancangan Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Pemilu tidak mengurangi esensi demokrasi. Sebab, Tjahjo menilai kualitas demokrasi tidak ditentukan oleh banyaknya calon presiden dan wakil presiden. Misalnya, Fraksi Partai Golkar bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai NasDem, dan pemerintah menginginkannya di angka 20-25 persen dari total suara pemilu. RUU Pemilu, kata dia, tidak menambah dan tidak mengurangi Pasal 9 UU 42/2008 yang tidak dibatalkan MK, meskipun Pemilu 2019 digelar serentak.


Source: Koran Tempo June 27, 2017 04:07 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */