REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah mempertaruhkan nyawa warga negaranya dengan mengizinkan pangkalan-pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran. Dengan mengabaikan rakyatnya sendiri, Starmer membahayakan nyawa warga Inggris dengan mengizinkan pangkalan-pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran. Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri," tulis Araghchi di X.Pernyataan tersebut muncul setelah pemerintah Inggris pada Jumat menyetujui penggunaan pangkalan-pangkalan Inggris oleh AS untuk serangan terhadap situs-situs rudal Iran. Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil, serta menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Iran menanggapi dengan melancarkan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Source: Republika March 21, 2026 11:46 UTC