KOMPAS.com - Matematika, sains dan teknologi menjadi titik tumpu penting dalam strategi mitigasi kebencanaan di Indonesia masuk dalam wilayah "ring of fire" yang rawan bencana. "Setidaknya ada beberapa pihak perlu dilibatkan dalam proses mitigasi bencana ini; dalam hal pemerintah, akademisi dan juga masyarakat di wilayah tersebut." Ini mengingatkan kita semua untuk terus melakukan pembaruan terhadap alogaritma sistem peringatan awal bencana," ujar Prof. Dwikorawati. Ia menambahkan, selama ini alogaritma kebencanaan bertumpu pada 3 hal; matematika, fisika dan komputasi. "Peran teman-teman akademisi di perguruan tinggi menjadi sangat penting untuk terus memperbarui alogaritma STEM (sains, teknologi, teknik dan matematika) dalam deteksi dini bencana," ujar Prof. Dwikorawati.
Source: Kompas October 04, 2019 02:01 UTC