REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON — Mayoritas warga Yahudi berpaspor Amerika Serikat (AS) menyatakan penolakannya terhadap kampanye militer AS di Iran. Hasil jajak pendapat yang dilakukan secara daring terhadap 800 pemilih terdaftar etnis Yahudi di seluruh penjuru AS ini mengungkapkan bahwa sebanyak 55 persen responden menolak serangan militer ke Iran. Sebaliknya, di kubu Yahudi Republikan, dukungan terhadap kebijakan militer Trump justru mencapai angka 83 persen. Sebanyak 59 persen perempuan Yahudi menyatakan ketidaksetujuan mereka, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok laki-laki yang berada di angka 49 persen. Sebanyak 54 persen responden khawatir bahwa keterlibatan bersama ini akan memicu pertanyaan publik mengenai peran strategis Israel dan komunitas Yahudi Amerika dalam kebijakan luar negeri AS di masa depan.
Source: Republika March 31, 2026 00:10 UTC