Bukan saja bagaimana memilih hewan dan menyembelih hewan kurban secara sehat, terlebih pelaksana penyelenggaraan kurban juga harus terlindungi dan dipastikan terbebas dari potensi pandemi Covid-19. “Sehingga masyarakat mendapatkan panduan yang jelas bagaimana tata cara menyiapkan hewan kurban, memotong hewan kurban, sampai mendistribusikan hewan kurban di masa Pandemi Covid-19,” kata Asrorun Niam Sholeh sepertti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id. Pada saat penerimaan hewan kurban, penyelenggara harus menguasai ilmu tentang zoonosis atau penyakit menular dari hewan kurban ke manusia, harus memiliki kemampuan mendiagnosa hewan kurban yang sedang sakit. Pada penyelenggaraan kurban di masa pandemi Covid-19, Ustadz Rakhmad Zailani Kiki menyampaikan bahwa yang harus diutamakan adalah keselamatan manusia, terutama penyelenggara, bukan hewan kurban. Sedangkan KH Muzbi Wujdi SHum menyampaikan materi tentang pentingnya penyelenggara kurban menyiapkan tempat yang layak dan higienis untuk penyelengaraan kurban, seperti tersedianya tempat pembuangan kotoran dan darah hewan kurban.
Source: Republika July 06, 2021 01:52 UTC