REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengajuan nama Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto dinilai sebagai bagian dari respon untuk menjaga regenerasi di tubuh TNI. Pengajuan nama Hadi sebagai calon tunggual Panglima TNI juga dianggap mengembalikan rotasi kepemimpinan TNI. "Pengajuan Hadi Tjahjanto ini juga sebagai bagian dari respon untuk menjaga regenerasi di organisasi TNI. Menurut Muradi, pemilihan Hadi sebebagai calon tunggal Panglima TNI juga sebagai bentuk kepentingan pertahanan negara. Sebelumnya, nama Hadi Tjahjanto menjadi calon tunggal Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Source: Republika December 04, 2017 23:03 UTC