Luhut mengatakan perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat itu menyampaikan keinginannya membangun pabrik baterai lithium di Indonesia. Tesla bilang, dia mau bikin built di rumah kita (Indonesia). Namun Luhut meminta Tesla tidak melakukan hal yang sama seperti dua tahun lalu jika tetap ingin berinvestasi di Indonesia. Luhut juga menyampaikan bahwa sudah ada dua perusahaan produsen baterai kendaraan listrik yang saat ini bersedia memproduksi baterai lithium di Indonesia. "Keduanya ini sudah meng-cover lebih dari 50 persen lithium baterai dunia," ujarnya.
Source: Kompas March 25, 2022 03:05 UTC