Pemerintah memandang akses listrik bukan sekadar infrastruktur, melainkan fondasi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Kementerian ESDM mencatat pemasangan listrik desa dilakukan di 1.516 lokasi yang menjangkau 77.616 pelanggan. Sepanjang 2025, bantuan pemasangan baru diberikan kepada 205.968 rumah tangga dengan biaya rata-rata sekitar Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per rumah. “Selain program listrik desa, juga ada bantuan pemasangan baru,” ujar Bahlil. Sepanjang 2025, kapasitas terpasang bertambah sekitar 7 gigawatt sehingga total kapasitas listrik nasional mencapai 107,51 gigawatt atau tumbuh 6,8 persen dibandingkan 2024.
Source: Republika January 08, 2026 18:45 UTC