JawaPos.com - Intelijen yang dimiliki Indonesia dinilai lemah dalam mengantisipasi aksi teror. Bentuk kecolongan aparat intelijen terjadi kemarin, Minggu (28/8). "Itu yang disayangkan. Kelemahan intelijen dalam mengantisipasi secara dini aksi teror katanya terletak pada peralatan yang tidak memadai. Nah itu yang harus diperkuat.
Source: Jawa Pos August 29, 2016 06:33 UTC