Hasil penyelidikan, kedua tersangka dipastikan bukan dokter kecantikan. Kepada penyidik, YJ mengaku belajar menyuntik filler dari seorang dokter berinisial D. Saat ini, dokter tersebut masih dalam pengejaran polisi. “Pelaku YJ ini membeli cairan filler yang disuntikkan itu melalui toko online. Tersangka YJ mengaku baru 2 kali melakukan suntik filler,” jelas Guruh. Menurut pengakuannya, filler dilakukan oleh 2 dokter kecantikan.
Source: Jawa Pos March 26, 2021 09:00 UTC