Menurut Ferdi, Rachel Siewert akan ke Jakarta pada tanggal 17 dan 18 Juli 2017 untuk melakukan pembahasan tentang percepatan penyelesaian kasus tumpahan minyak Montara di Laut Timor tahun 2009. “Sejak tanggal 7 Juni 2017 kemarin, kami telah mengajukan surat permintaan pertemuan tersebut kepada Menteri Luhut Binsar Pandjaitan untuk berkenan menerima Senator Rachel Siewert yang sedianya pada tanggal 30 Juni 2017. Ferdi yang saat ini sedang berada di Jakarta menyebutkan, pada awal meledaknya anjungan minyak Montara di Laut Timor tahun 2009, Senator Rachel Siewert yang memprakarsai desakan kepada Pemerintah Australia untuk membentuk Komisi Penyelidik Kasus Tumpahan Minyak Montara. Senator Rachel Siewert, lanjut Ferdi, tidak pernah berhenti mendesak kepada Pemerintah Federal Australia untuk berlaku benar dengan turut bertanggung jawab terhadap penderitaan puluhan ribu rakyat Indonesia di Timor Barat dan NTT yang terkena dampak dari petaka tumpahan minyak Montara. Senator Rachel Siewert merupakan satu-satunya pejabat Pemerintah dari Canberra yang berkunjung ke Timor Barat tahun 2014 dan mengadakan pertemuan dengan masyarakat korban Montara dan Pemerintah Daerah di NTT guna mencarikan solusi penyelesaian kasus Montara.
Source: Kompas July 15, 2017 15:56 UTC