REPUBLIKA.CO.ID,SELANGOR — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010–2021, Prof KH Said Aqil Siroj menyerukan pentingnya menempatkan persatuan umat Islam di atas fanatisme mazhab yang sempit. Menurut dia, kesatuan umat bukan sekadar slogan emosional, melainkan prinsip syar’i sekaligus pilihan strategis yang menentukan masa depan peradaban Islam. Ia adalah prinsip syar’i, kebutuhan peradaban," kata Kiai Said dalam teks pidatonya yang diterima Republika, Rabu (21/1/2026). Forum internasional ini dihadiri para ulama, akademisi, dan aktivis Muslim dari berbagai negara yang membahas isu persatuan umat dan krisis kemanusiaan di Palestina. Dalam pidatonya, Kiai Said menegaskan, Alquran secara eksplisit meletakkan fondasi persaudaraan umat Islam.
Source: Republika January 21, 2026 23:50 UTC