Karena itu, dia tidak mengizinkan putra terkecilnya mengunjungi sang bunda di Rutan Gresik. Kemudian, saya enggak tega,” ujar perempuan asli Kota Pudak itu. Sementara itu, si sulung lebih paham tentang kondisi ibunya. Awal terjerat masalah penipuan dan penggelapan, wajah Nay yang mampir di media cetak maupun media elektronik membuat teman-teman anak sulungnya mengetahui kasusnya. Dia sangat paham dan mengerti bahwa mamanya dihukum karena tanggung jawab dan enggak akan kabur,” paparnya.
Source: Jawa Pos June 28, 2017 14:26 UTC