Namun, diam-diam Soeroto Koento dan Soebianto Djojohadikoesoemo, mahasiswa Sekolah Kedokteran atau Ikadaigaku membongkar segel radio itu. Soeroto Koento dan Soebianto yang memperoleh informasi menyerahnya Jepang kepada Sekutu pada dini hari segera menghubungi rekannya di Markas Pusat PETA, Asrama Budi Kemuliaan Jakarta. Hal itu diungkapkan Mayor Oetarjo dalam Buku Sejarah Perjuangan Soeroto Koento Bersama Masyarakat Karawang. Di Rengasdengklok Soekarno dan Hatta sepakat memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia pada esok harinya, 17 Agustus 1945. Keduanya kemudian berjalan kaki menuju mimbar dikawal Moeffreni dan Ali Sastroamidjojo di samping regu pengawal yang terdiri atas Soeroto Koento dan rekannya.
Source: Kompas November 10, 2020 23:37 UTC