"Sumber kericuhan berasal dari belakang barisan HMI," ungkap Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir saat keterangan pers di Jakarta, Sabtu (5/11). Mulyadi mengatakan saat itu massa HMI yang berada di barisan paling depan di depan Istana Merdeka kesulitan mundur. "Soalnya, massa di belakang barisan HMI masih berkumpul," jelasnya. "Sekitar pukul 19.30 WIB mulai terjadi kericuhan yang berasal dari belakang barisan HMI," ujar Mulyadi seraya memastikan pemantik kericuhan tersebut tidak berasal dari massa HMI. Setelah gas air mata ditembakan, massa HMI saat itu juga langsung berhamburan membubarkan diri.
Source: Republika November 05, 2016 12:34 UTC