TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan keluarga Pendeta Yeremia Zanambani meminta pendampingan dari lembaganya dalam proses autopsi. "Mereka mau dilakukan autopsi kalau Komnas HAM mau mendampingi," kata Choirul dalam konferensi pers, Sabtu, 17 Oktober 2020. Belum diketahui kapan penyidik akan melakukan autopsi terhadap jenazah Pendeta Yeremia. Namun, Choirul memastikan Komnas HAM menyanggupi permintaan tersebut. Setidaknya empat orang tewas, yakni dua personel TNI, satu warga sipil, dan Pendeta Yeremia sendiri.
Source: Koran Tempo October 17, 2020 09:00 UTC