TEMPO.CO, Tulungagung - Seorang pasien isolasi di RSUD dr. Iskak Tulungagung, Jawa Timur, meninggal setelah dua kali positif Covid-19. Pada kasus Tulungagung, pasien itu adalah petugas medis, berusia 52 tahun, dan memiliki penyakit penyerta (komorbid). Juru Bicara gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, mengatakan pasien itu terkonfirmasi positif Covid-19 untuk kedua kalinya pada akhir September. Hasil pemeriksaan pada 30 September memastikan kasus positif infeksi SARS-CoV-2 yang kedua kalinya . Mereka menyarankan, "Semua individu, baik sebelumnya didiagnosis dengan Covid-19 atau tidak, harus mengambil tindakan pencegahan yang sama untuk menghindari infeksi SARS-CoV-2.”
Source: Koran Tempo October 18, 2020 14:37 UTC